Liputan 6 Terkini -- Rasul (bahasa Arab: رسول Rasūl; Plural رسل Rusul) adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari'at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya.
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Rasul terakhir yang dikirimkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan membawa kitab Al-Qur’an untuk umat Islam. Lalu, banyak timbul pertanyaan;
"Jadi mengapa di dalam Hadist disebutkan bahwa Nabi Isa 'alayhi as-salam akan kembali lagi sebagai Rasul di akhir zaman? Bukankah itu artinya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan Rasul terakhir?"
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Rasul terakhir. Dan tidak akan ada Kitab baru yang akan diwahyukan setelah Al-Qur'an.
Dan kedatangan Nabi Isa 'alayhi as-salam yang kedua tidak disebutkan secara gamblang di dalam Al-Qur'an namun disebutkan di dalam Hadist, di antaranya adalah :
Dan kedatangan Nabi Isa 'alayhi as-salam yang kedua tidak disebutkan secara gamblang di dalam Al-Qur'an namun disebutkan di dalam Hadist, di antaranya adalah :
- Rasûlullâh bersabda; “Tidak akan terjadi kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil, ia mematahkan salib, membunuh babi, menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta.”[Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Al-Qurthubi]
- Rasûlullâh bersabda; “Bagaimana keadaan kalian apabila Isa Ibn Maryam turun di antara kalian sedangkan yang menjadi Imam (pemimpin) kalian berasal dari kalangan kalian sendiri?” [HR. Bukhari: no. 2296]
- Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhu, berkata; Saya mendengar Rasûlullâh bersabda;“Akan senantiasa ada di antara umatku satu kelompok yang berperang di atas kebenaran, mereka senantiasa menang hingga hari Kiamat.”
- Beliau bersabda; “Lantas Isa Ibn Maryam turun, maka pemimpin kelompok tersebut berkata, 'Kemarilah, Sholatlah sebagai Imam kami!'
- Maka Isa menjawab, 'Tidak, sebagian kalian memimpin sebagian yang lain sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini.' [HR. Bukhari: Kitabu ahaditsil anbiya’ no. 3193 dan Muslim: Kitabul iman no. 222, 223, 224]
Jadi mengapa Nabi Isa 'alayhi as-salam yang kembali ?
Pertama-tama, Nabi Isa 'alayhi as-salam tidak kembali lagi sebagai seorang Rasul. Dia kembali sebagai pengikut Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Itulah mengapa ketika dia turun dengan menempatkan kedua tangannya pada bahu para Malaikat di menara putih Damaskus. Berikut ini hadistnya:
Kemudian dia pergi ke Al-Quds, maka dia akan Sholat di belakang pemimpin Muslim (Imam Mahdi) pada saat itu. Dia kembali sebagai pengikut hukum Syariah yang telah diberikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kemudian Nabi Isa 'alayhi as-salam akan mematahkan kayu-kayu salib, membunuhi semua babi, dan menghapuskan jizyah. Meskipun jizyah merupakan bagian dari Syariah, tapi Rasûlullâh bersabda bahwa dia akan menghapuskannya.
MuslimNetizen.com
(Nasrani, menganggap Nabi Isa 'alayhi as-salam sebagai Tuhan/Yesus)
Salah satu alasannya adalah, jika Kristen mengaku-ngaku bahwa Yesus telah terbunuh dan disalib, maka hal itu cukup bagi para Yahudi karena Yesus pastinya bukan Messiah.
Karena para Yahudi tahu dari kitab suci mereka dan Tuhan telah bernubuat kepada mereka, bahwasanya sang Messiah akan datang dan mendirikan kerajaan Tuhan di muka bumi.
Itu artinya beliau akan mendirikan hukum Syar'iah yang berasal dari Tuhan, dan dia akan berseru agar umat manusia di seluruh muka bumi menyembah Tuhan Yang Maha Esa.
Karena di masa ke-Rasul-an beliau, Nabi Isa 'alayhi as-salam akan dibunuh dan disalib oleh orang-orang kafir, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengangkatnya. Jadi, Nabi Isa 'alayhi as-salam tidak terbunuh dan dia tidak disalib karena dialah sang Messiah.
Jadi itulah mengapa Nabi Isa 'alayhi as-salam akan kembali, untuk memenuhi nubuat yang juga diyakini umat Yahudi dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah melanggar janji-Nya.
MuslimNetizen.com
Berikut Video penjelasan dari seorang Ulama di Scandinavia :
Itulah mengapa ketika dia turun dengan menempatkan kedua tangannya pada bahu para Malaikat di menara putih Damaskus. Berikut ini hadistnya:
- “Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibn Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat;
- bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang.
- Lain Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya dipintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di Surga.”[Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyrathis Sa ‘ah, Bab DzikrAd-Dajjal 18: 67-68]
Kemudian dia pergi ke Al-Quds, maka dia akan Sholat di belakang pemimpin Muslim (Imam Mahdi) pada saat itu. Dia kembali sebagai pengikut hukum Syariah yang telah diberikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kemudian Nabi Isa 'alayhi as-salam akan mematahkan kayu-kayu salib, membunuhi semua babi, dan menghapuskan jizyah. Meskipun jizyah merupakan bagian dari Syariah, tapi Rasûlullâh bersabda bahwa dia akan menghapuskannya.
MuslimNetizen.com
Kenapa Nabi Isa 'alayhi as-salam harus kembali lagi?
Alasannya, karena agama Yahudi dan Kristen. Terlebih lagi dalam sudut pandang Yudaisme. Singkatnya, tidak ada seorang Yahudi pun yang menerima Yesus sebagai Messiah.(Nasrani, menganggap Nabi Isa 'alayhi as-salam sebagai Tuhan/Yesus)
Salah satu alasannya adalah, jika Kristen mengaku-ngaku bahwa Yesus telah terbunuh dan disalib, maka hal itu cukup bagi para Yahudi karena Yesus pastinya bukan Messiah.
Karena para Yahudi tahu dari kitab suci mereka dan Tuhan telah bernubuat kepada mereka, bahwasanya sang Messiah akan datang dan mendirikan kerajaan Tuhan di muka bumi.
Itu artinya beliau akan mendirikan hukum Syar'iah yang berasal dari Tuhan, dan dia akan berseru agar umat manusia di seluruh muka bumi menyembah Tuhan Yang Maha Esa.
- Dan kita sebagai umat Muslim juga percaya bahwa Nabi Isa 'alayhi as-salam akan kembali lagi ke bumi. Kemudian dia akan memerintah di bumi sebagai penguasa yang adil selama 40 tahun dan tidak akan ada agama lain kecuali agama Islam.
Karena di masa ke-Rasul-an beliau, Nabi Isa 'alayhi as-salam akan dibunuh dan disalib oleh orang-orang kafir, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengangkatnya. Jadi, Nabi Isa 'alayhi as-salam tidak terbunuh dan dia tidak disalib karena dialah sang Messiah.
Jadi itulah mengapa Nabi Isa 'alayhi as-salam akan kembali, untuk memenuhi nubuat yang juga diyakini umat Yahudi dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah melanggar janji-Nya.
MuslimNetizen.com
Berikut Video penjelasan dari seorang Ulama di Scandinavia :
MuslimNetizen.com
MuslimNetizen.com
sumber : Islampos.com

Post A Comment:
0 comments: