Liputan 6 Terkini - Di Indonesia yang berpedoman paham demokrasi “serba bebas”, sempalan atau ajaran apa pun bisa masuk dan atau mengatas namakan Islam dalam penyebarannya. Pola penyebaran itu bisa terlihat dengan cara frontal maupun terselubung lewat cara bertingkat.

Karenanya, kita sebagai orang pemula, perlu sangkanya tahu dan tahu pola penyebaran mereka, dasarnya beberapa “Ustadz” mereka, atau oleh beberapa pihak dimaksud dengan “misionaris” Syiah.

Misionaris Syiah ini akan mengajarkan pemahaman Syiah lewat cara bertingkat. Pada tingkat awal belum di ajarkan pemahaman Syiah, jadi yang di ajarkan bagaimana mengulas kitab-kitab Ahlussunnah.

Seperti mengulas Kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bulughul Maram, Sunan Abu Dawud dan Kitab Sunnah yang lain.

Tetapi pada tiap-tiap session pemberian pemahaman kitab-kitab itu senantiasa digiring untuk diberikan doktrin mengenai mazhab Ahlul Bait dengan cara terselubung.

Pemakaian Mazhab Ahlul Bait (Mazhab keluarga Nabi) yaitu ciri sendiri untuk orang Syiah. Mereka tidak menamakan Mazhab Syiah agar menarik dan tidak membuat gusar orang yang tengah belajar pada mereka.

WASPADAI !!! PERHATIKAN TAHAPAN PENDEKATAN “MISIONARIS” DAN PERBEDAAN CARA SHOLAT NYA .!! TOLONG DI BAGIKAN JANGAN SAMPAI GAK !!


Sholat tidak bersedekap dan pemakaian Karbala

Setelah pada bagian seumpama akhir kelas 5, jadi awalilah di ajarkan perbandingan Syiah-Sunni. Lalu baru di sampaikan inti Syiah pada kelas 6. Hal sejenis ini seperti yang dinyatakan oleh kelompok yang pernah berhubungan dengan Pesantren YAPI Bangil atau Yayasan Muthahhari Bandung.


Dan cara ini tak " tutup peluang digunakan juga di pondok pesantren yang terindikasi Syiah yang ada di Solo atau daerah yang lain. Walau tidak semua santrinya peroleh materi sekitaran pemahaman Syiah. Dalam arti hanya santri atau beberapa kelompok spesifik saja yang diperoleh materi itu.

Dalam kajian kajian fikih yang diselenggarakan selalu saja mengangkat pendapat Mazhab Ahlul Bait sebagai pengganti kata Syiah. Grup ini akan mengemukakan bila pendapat Abu Hanifah, Malik, Syafi’i dan Ahmad demikian.

WASPADAI !!! PERHATIKAN TAHAPAN PENDEKATAN “MISIONARIS” DAN PERBEDAAN CARA SHOLAT NYA .!! TOLONG DI BAGIKAN JANGAN SAMPAI GAK !!


Posisi berdiri Imam ada dibawah Makmum

Mengenai menurut pendapat Ahlul Bait demikian. Dan yang rajih yakni pendapat Ahlul Bait. Atau menggunakan kalimat yang seumpamanya ; mazhab keluarga Nabi, pendapat Amirul Mukminin Ali dan sebagainya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 " Sholat-lah kalian seperti kalian lihat saya Sholat. " HR. Al-Bukhari no. 628, 7246 dan Muslim no. 1533
MuslimNetizen. com
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan agar membaca Al-Fatihah dalam masing-masing raka'at,
لاَ صَلاَةَ لِمَن�' لَم�' يَق�'رَأ�' بِفَاتِحَةِ ال�'كِتَابِ
 " Tak ada shalat untuk orang yg tidak membaca Al-Fatihah. "
HR. Bukhari dan Muslim

Apakah benar langkah tersebut yang di sampaikan oleh Islam menurut Anda...?! Wallahu a'lam bishawab..

rangkuman ceramah Ust. Anung Al-Hamat, Lc., M. Pd. I | 
Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini ya.....
sumber : Islampos. com, Kiblat. net Senin 5 Rejab 1435/5 Mei 2014 11 : 10
Axact

KAOS DISTRO

KAOS DISTRO adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Distro sampai bagaimana cara menjual Kaos Distro Online maupun offline, Silakan cari arti www.kaosdistro.web.id..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini, Jika antum PRODUSEN KAOS DISTRO MAU KERJASAMA SILAKAN KONTAK NO TLP YANG ADA DI WWW.KAOSDISTRO.WEB.ID

Post A Comment:

0 comments: